contoh kasus emansipasi wanita

Seorang artis wanita minta cerai suaminya karena sang suami meminta artis tersebut untuk berhenti bekerja di jagad hiburan untuk kemudian menjadi ibu rumah tangga dan mengurus anak-anak mereka.

Ketika Anda (wanita) memutuskan untuk menikah, apapun itu harus siap Anda tinggalkan untuk melayani suami dan keluarga. Karena menurut kepercayaan saya hingga detik ini, menikah bukan saja persoalan menyatukan cinta dari dua insan berbeda gender, tetapi juga mengumpulkan tiket ekstra untuk ke Surga (beribadah) dan mencetak anak bangsa yang berkualitas unggul dan bermoral. Sedangkan kebahagiaan untuk terus hidup bersama dengan orang yang dicintai merupakan bonus dalam proses mencapai tujuan yang saya sebutkan di atas.

Menurut hemat saya, tindakan istri meminta cerai karena diminta berhenti berkarir adalah wujud kekecewaan istri karena merasa haknya diambil–hak kebebasan berkarya. Saya tidak mengatakan menuntut hak itu salah, yang saya sayangkan adalah sang istri tidak menyadari statusnya sebagai istri.

Mungkin bagi sang istri dari kasus di atas, Zaman Emansipasi Wanita adalah zamannya wanita bebas berkarya, entah yang belum maupun yang sudah berumahtangga. Sehingga ketika ia dihambat untuk berkarya, ia bisa memberontak dengan mengatasnamakan ’emansipasi wanita’ sebagai landasannya.

shutterstock_186638360.jpg

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s